VIRAL! Indonesia Angkat Isu Tata Kelola Ruang Laut dalam KTT AIS

Berita, Nasional740 Views

SULUTVIRAL.COM – Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) Indonesia telah mengumumkan bahwa tata kelola ruang laut akan menjadi salah satu isu yang diprioritaskan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023. Menurut Asisten Deputi Delimitasi Zona Maritim dan Kawasan Perbatasan Kemenko Marves, Sora Lokita, tata kelola ruang laut akan menjadi salah satu elemen penting dalam kerja sama dengan negara-negara peserta AIS Forum di masa depan.

Indonesia sebagai inisiator forum bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan praktik baik dari negara-negara lain, khususnya terkait pengembangan teknologi perikanan, budidaya kelautan, perlindungan laut, pariwisata berkelanjutan, ekonomi biru (blue economy), dan bidang lainnya. Diskusi diharapkan akan membawa sudut pandang yang beragam, mengingat perbedaan tingkat ekonomi dan pembangunan di antara negara-negara peserta AIS Forum.

Sora juga menyatakan bahwa proses persiapan acara KTT AIS Forum tidak terlalu sulit karena sebagian besar infrastruktur telah diperbaiki dan dilengkapi selama pelaksanaan Keketuaan Indonesia dalam G20 tahun sebelumnya. Beberapa fasilitas yang akan digunakan, termasuk gedung VVIP di bandara, tempat acara di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), dan berbagai penginapan di Nusa Dua, Bali, adalah bagian dari warisan G20.

Baca Juga:  VIRAL! Cantik - Ganteng Orang Sulut: Penjelasan Bupati Calon Doktor Ilmu Politik

Terkait dengan keamanan, Sora menjelaskan bahwa semua aspek keamanan, mulai dari Paspampres hingga TNI/Polri, akan sesuai dengan standar pengamanan untuk KTT dengan kehadiran delegasi tingkat kepala negara. Skenario-skenario akan disiapkan untuk memastikan kelancaran acara KTT sambil tetap menjaga kegiatan masyarakat sehari-hari agar berjalan lancar.

Sora berharap bahwa KTT AIS Forum akan menghasilkan kesepakatan nyata yang memperkuat kerja sama di masa depan. Sebelumnya, AIS Forum telah membuktikan kontribusinya dalam menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi oleh negara-negara pulau dan kepulauan, dengan dampak positif pada masyarakat di seluruh negara-negara peserta AIS Forum. Hal ini diharapkan akan menjadi bukti positif tentang peran Indonesia dalam isu kelautan global.