Produksi Jambu Air di Sulawesi Utara Meningkat, Bolmong Jadi Penyumbang Terbesar

Berita1799 Views

Produksi Jambu Air Sulawesi Utara Tumbuh Signifikan

 

Pemerintah Sulawesi Utara melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mencatat peningkatan signifikan dalam produksi buah jambu air sepanjang tahun 2024.

Data resmi menunjukkan bahwa total produksi jambu air di provinsi ini mencapai 18.574 kuintal, dengan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sebagai penyumbang terbesar.

Kabupaten Bolmong berhasil menghasilkan 9.142 kuintal, hampir setengah dari total produksi provinsi.

Angka ini menunjukkan tingginya potensi agrikultur di wilayah tersebut, khususnya dalam sektor hortikultura.

Dengan pencapaian ini, Bolmong menegaskan perannya sebagai salah satu lumbung buah-buahan tropis di Sulawesi Utara.

 

Daerah Penghasil Lain Tak Kalah Potensial dalam Produksi Jambu

 

Selain Bolmong, beberapa daerah lain juga mencatat kontribusi positif. Kota Manado menghasilkan 1.195 kuintal, diikuti oleh Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dengan 1.122 kuintal. Sementara itu, Kabupaten Minahasa mencatat angka 1.070 kuintal.

Data ini membuktikan bahwa produksi jambu air tersebar merata di berbagai wilayah, bukan hanya terpusat di satu daerah.

Baca Juga:  VIRAL! Pembubaran Satgas Gakkumla Lantamal VIII Manado

Kota Kotamobagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), dan Minahasa Utara (Minut) juga ikut menyumbang ratusan kuintal.

Keberagaman daerah penghasil ini menunjukkan bahwa jambu air telah menjadi komoditas penting di sektor pertanian Sulawesi Utara.

Peluang Pengembangan dan Dukungan Pemerintah

 

Dengan pencapaian yang cukup tinggi ini, pemerintah provinsi berpeluang mengembangkan sektor hortikultura lebih luas lagi.

Melalui pelatihan petani, penyediaan bibit unggul, dan fasilitasi pemasaran, produksi jambu air bisa terus meningkat dari tahun ke tahun.

Selain itu, Dinas Pertanian dan Perkebunan juga mendorong sistem pertanian berkelanjutan agar produktivitas tetap tinggi tanpa merusak lingkungan.

Penggunaan teknologi pertanian modern dan sistem irigasi efisien diharapkan bisa mendukung program ini.

 

Menjawab Kebutuhan Pasar Lokal dan Ekspor

 

Permintaan jambu air tidak hanya datang dari pasar lokal, tetapi juga dari luar daerah. Dengan kualitas buah yang segar dan kandungan air tinggi, jambu air Sulawesi Utara berpotensi menjadi komoditas ekspor.

Baca Juga:  Viral! Buka Rapat Pimpinan, Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Program 100 Hari Kerja

Pemerintah bisa memanfaatkan data produksi ini sebagai pijakan untuk membuka pasar baru di luar negeri.

Secara keseluruhan, pertumbuhan produksi jambu air ini mencerminkan keberhasilan petani lokal dan dukungan pemerintah dalam mengembangkan sektor pertanian.

Melalui sinergi yang tepat, hasil pertanian Sulawesi Utara, termasuk jambu air, bisa bersaing di pasar nasional dan global.