Harga Beras Tembus Rp 17 Ribu per Kg di Manado!

Berita2297 Views

Pendahuluan

Halo, Sobat Pembaca! Baru-baru ini, harga beras premium di Manado bikin banyak orang geleng kepala. Amir Liputo, anggota DPRD Sulut, menyebut harganya sudah menyentuh Rp 17 ribu per kilogram – dan menurutnya, situasinya sudah gawat. Yuk, sama-sama kita bahas apa penyebabnya dan apa yang bisa dilakukan!

📌 Apa Kata Amir Liputo?

Amir Liputo mengatakan bahwa lonjakan harga di pasar-pasar Manado mencapai Rp 17 ribuan per kg untuk jenis premium (beritamanado.com).
Lebih lanjut, dia menyebut kondisi sudah kritis karena informasi dari Inobonto—yang merupakan daerah lumbung beras—mengindikasikan ketersediaan stok tidak bermasalah, hanya harga yang sangat tinggi. Bahkan beras kemasan 5 kg sudah tembus ke Rp 80 ribuan lebih (updatesulut.com).

Kenapa Harga Bisa Meroket?

Beberapa faktor umum yang sering jadi penyebab kenaikan tiba-tiba:

  • Gangguan rantai distribusi atau stok
  • Permintaan yang meningkat mendadak
  • Harga komoditas di wilayah penghasil naik
  • Spekulasi atau permainan harga pedagang
Baca Juga:  AS menyalahkan Rusia atas jatuhnya pesawat tak berawak di Laut Hitam, Moskow menyangkal

Dalam kasus Manado: ketidakseimbangan antara suplai dari Inobonto dan harga jual menyebabkan ketegangan pasar.

Tuntutan Untuk Penyelamatan Pasar

Amir Liputo mendesak:

  • Gubernur Sulut, Dinas Perindag dan Bulog segera melakukan operasi pasar
  • Stabilkan harga lewat intervensi langsung
  • Jangan sampai masyarakat kecil jadi korban karena konsumsi pokok jadi mahal (beritamanado.com)

Apa Dampaknya ke Kita?

  • Biaya hidup meningkat: kebutuhan pangan premium makin mahal.
  • Masyarakat beralih ke beras kelas bawah, kualitas lebih rendah.
  • Tekanan ekonomi lebih besar bagi keluarga berpendapatan menengah ke bawah.

Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Yuk kita lihat beberapa langkah:

  1. Ikuti informasi operasi pasar: tanya ke pasar lokal kapan ada pasokan yang lebih murah.
  2. Beli di Bulog atau e-warung terdekat yang biasanya punya stok bersubsidi.
  3. Gunakan beras lokal dengan kualitas baik jika premium terlalu mahal.
  4. Pantau harga di aplikasi atau media sosial resmi pemerintah daerah.

Harga beras premium yang menyentuh Rp 17 ribu/kg dan beras 5 kg seharga Rp 80 ribu+ membuat kondisi di Manado jadi sangat memprihatinkan. Amir Liputo menanggapi dengan mendesak agar pemerintah daerah dan Bulog segera bertindak, termasuk operasi pasar dan stabilisasi harga.

Baca Juga:  VIRAL! MER-C Indonesia Memobilisasi Relawan Medis Menuju Gaza

Kalau kamu warga Manado: apa sudah merasakan dampaknya? Atau ada update terbaru tentang operasi pasar di kotamu? Yuk berbagi ceritamu di sini!