Harga Beras Melambung di Pasar Bahu Manado
Warga Kota Manado kembali merasakan tekanan akibat naiknya harga bahan pokok, terutama beras. Di Pasar Bahu Manado, para pedagang mengungkapkan bahwa mereka terpaksa menaikkan harga karena tingginya harga dari distributor.
Seorang pedagang bernama Irwan mengatakan bahwa harga beras jenis premium saat ini telah mencapai Rp15.000 per kilogram.
Sebelumnya, harga masih berkisar Rp12.000 hingga Rp13.000. Ia menyebutkan bahwa pasokan dari luar daerah terlambat datang, sehingga stok menjadi terbatas.
Faktor Penyebab Kenaikan Harga
Beberapa faktor memengaruhi kenaikan harga beras ini. Pertama, distribusi yang terhambat akibat cuaca ekstrem di beberapa wilayah sentra produksi membuat pasokan ke Manado terganggu.
Kedua, biaya transportasi yang meningkat mendorong distributor menaikkan harga jual kepada pengecer.
Selain itu, pemerintah belum menyalurkan bantuan stok melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) secara optimal ke pasar tradisional. Padahal, jika pasokan Bulog masuk lebih cepat, pedagang bisa menahan harga agar tidak terlalu tinggi.
Dampak Langsung kepada Masyarakat
Kenaikan harga ini langsung terasa oleh masyarakat. Seorang ibu rumah tangga, Lenny, mengaku harus mengurangi pembelian beras agar anggaran dapurnya cukup. “Biasanya saya beli 5 kilogram, sekarang hanya 3 kilogram karena harganya sudah terlalu mahal,” ujar Lenny saat ditemui di pasar.
Beberapa warga lainnya mulai mencari alternatif, seperti membeli beras medium atau bahkan mengurangi konsumsi nasi harian.
Langkah yang Bisa Ditempuh Pemerintah
Pemerintah daerah perlu bertindak cepat. Mereka harus memastikan pasokan beras dari Bulog mengalir lancar ke pasar-pasar tradisional. Selain itu, pengawasan harga di tingkat distributor perlu diperketat agar tidak terjadi penimbunan atau spekulasi harga.
Langkah lain yang bisa dilakukan yaitu memberikan subsidi kepada pedagang kecil agar mereka bisa menjual beras dengan harga lebih terjangkau kepada masyarakat.
Harga beras yang terus naik di Pasar Bahu Manado mencerminkan persoalan distribusi dan kurangnya intervensi pasar yang tepat waktu.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kebutuhan pokok tetap terjangkau. Dalam situasi ekonomi seperti ini, kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga di pasar.






