Keamanan Mantos Dipertanyakan, Alfreds Desak Manajemen Bertanggung Jawab

Berita, Manado43 Views

MANADO – Dugaan lolosnya senjata tajam (sajam) ke dalam kawasan Manado Town Square (Mantos) memunculkan pertanyaan serius terhadap standar keamanan yang diterapkan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Sulawesi Utara tersebut. Insiden ini menuai sorotan tajam dari pengamat politik Sulawesi Utara, Alfreds Rondonuwu.

Menurut Alfreds, apabila benar benda berbahaya dapat masuk ke area mal tanpa terdeteksi petugas keamanan, maka hal itu menunjukkan adanya kelemahan mendasar dalam sistem pengawasan yang selama ini dijalankan manajemen Mantos.

“Ini bukan persoalan sepele. Jika seseorang bisa membawa senjata tajam masuk ke kawasan yang setiap hari dipadati ribuan pengunjung, maka publik berhak mempertanyakan efektivitas sistem keamanan yang selama ini dijalankan,” tegas Alfreds.

Ia menilai manajemen Mantos tidak cukup hanya mengandalkan keberadaan petugas keamanan di pintu masuk. Pengelola harus mampu memastikan seluruh prosedur pemeriksaan berjalan efektif dan bukan sekadar formalitas.

“Pertanyaannya sederhana, bagaimana benda berbahaya bisa lolos? Apakah pemeriksaan tidak dilakukan secara maksimal, apakah alat pendukung keamanan tidak berfungsi optimal, atau memang ada kelalaian dalam pengawasan? Ini harus dijawab secara terbuka oleh manajemen,” ujarnya.

Baca Juga:  VIRAL! Tarif Listrik Tetap, PLN Siap Optimal

Alfreds menegaskan bahwa pusat perbelanjaan modern memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan masyarakat. Sebagai ruang publik yang menjadi lokasi aktivitas ekonomi, hiburan, dan keluarga, keamanan pengunjung seharusnya menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dari pihak pengelola. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui langkah konkret yang akan diambil untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Jangan sampai insiden seperti ini dianggap biasa. Publik membutuhkan penjelasan, bukan sekadar diam. Manajemen harus menunjukkan bahwa mereka serius melakukan evaluasi dan perbaikan sistem keamanan,” kata Alfreds.

Lebih lanjut, ia mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap seluruh prosedur pengamanan di kawasan mal, termasuk efektivitas pemeriksaan barang bawaan, penggunaan alat pendeteksi logam, pengawasan CCTV, serta kesiapsiagaan petugas keamanan dalam mengantisipasi potensi ancaman.

Menurut Alfreds, jika dugaan lolosnya senjata tajam tersebut benar terjadi, maka peristiwa itu menjadi alarm keras bahwa sistem keamanan yang ada perlu dievaluasi secara menyeluruh. Kegagalan mendeteksi benda berbahaya di area publik berisiko mengancam keselamatan pengunjung dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas publik.

Baca Juga:  iPhone 15 Segera Tersedia di Manado, Sulawesi Utara, November 2023

Kini perhatian publik tertuju pada langkah yang akan diambil manajemen Mantos. Masyarakat menunggu bukan hanya klarifikasi, tetapi juga tindakan nyata untuk memastikan pusat perbelanjaan tetap menjadi ruang yang aman bagi seluruh pengunjung.