“Jadi, setelah kerja sama dengan China, ASEAN juga memiliki kerja sama dengan dua negara lainnya, yaitu Korea Selatan dan Jepang. Kerja sama ini juga akan diperpanjang,” tambah Ichwan.
Terakhir adalah kesepakatan bersama atau Joint Media Statement dari pertemuan ke-16 AMRI dan pertemuan terkait lainnya.
Kementerian Kominfo Indonesia akan segera mengimplementasikan panduan penanganan berita palsu di media ini dalam kebijakan nasional, yang nantinya akan diterapkan di tingkat domestik.
“Panduan ini akan membantu pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah dalam mendeteksi dan merespons berita palsu dan disinformasi, sehingga meningkatkan manajemen informasi yang dapat dipercaya, adaptif, akuntabel, dan transparan,” ujarnya.
Selama pertemuan AMRI-SOMRI, dua lokakarya telah diselenggarakan untuk berbagi pengalaman terbaik dari negara-negara ASEAN terkait transformasi digital media (ASEAN Workshop on Best Practices on Digital Transformation in Mass Media) dan penanganan disinformasi (ASEAN Forum on Tackling Disinformation).
Lokakarya ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman tentang transformasi digital di media massa dan memberikan rekomendasi untuk memajukan industri media di tingkat regional, serta mengurangi dampak negatifnya dan meningkatkan literasi digital di negara-negara ASEAN.






