RSUP Kandou Kembali Diapresiasi atas Pelayanan Senyum, Salam, Sapa

Berita2451 Views

Pelayanan Sepenuh Hati Mengundang Respon Positif

 

RSUP Kandou kembali menerima pujian dari pasien dan keluarga karena komitmennya melayani dengan Senyum, Salam, dan Sapa (3S).

Direktur Utama, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, SpJP(K), FIHA, MARS, menegaskan bahwa SOP rumah sakit harus selalu diiringi dengan budaya humanis tersebut.

 

😉 Testimoni Nyata dari Pasien

 

Opa Nelson Rudolf Samahati mengaku sangat terbantu saat dirawat di Ruang Nyiur Melambai dan sempat menjalani perawatan di ICU. Ia menambahkan bahwa staf medis, keamanan, dan petugas kebersihan melayani dengan ramah dan penuh empati.

Ujar cucunya, River Samahati, “pelayanannya bagus dan petugasnya ramah” sejak pasien tiba hingga akhirnya kondisinya membaik .

 

👩‍⚕️ Budaya 3S Memperkuat Pelayanan Klinis

 

Kepala Ruang Nyiur Melambai, Ns. Serafin Tilaar, menuturkan bahwa tim secara konsisten memantau kondisi pasien dan aktif berkomunikasi sesuai SOP.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa budaya 3S membangun ikatan personal dengan pasien dan keluarganya .

Baca Juga:  Langkah Olly Dondokambey dan Steven Kandouw Perkuat Ketahanan Pangan Sulut Menghadapi El Nino

 

🌟 Pelayanan Prima Tak Hanya dari Medis

 

Di Ruang CVBC Lantai 3, Ns. Fransiska None menekankan slogan “kerja cepat, tepat, santun, dan empati”. Ia menyebutkan bahwa petugas bukan hanya memperhatikan aspek medis, tetapi juga mengutamakan interaksi ramah dengan pasien.

Sementara itu, pasien di Ruang Anggrek 2 bersama keluarganya juga mengapresiasi keramahan tim medis saat mereka mengantarkan pasien pulang.

 

Manfaat Pelayanan Berbasis Empati

 

Pelayanan seperti ini tidak hanya meningkatkan kepuasan pasien tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa RSUP Kandou menerapkan prinsip patient-centered care.

Pasien dan keluarganya merasa lebih nyaman dan percaya diri, sehingga suasana rumah sakit menjadi lebih kondusif.