Harga Tomat Melonjak di Pasar Girian Bitung, Cabai Masih Mahal

Berita, Bitung1972 Views

Harga Tomat Melonjak di Pasar Girian Kota Bitung, Rica Masih Mahal

 

Harga tomat kembali melonjak tajam di Pasar Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Para pedagang melaporkan kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir, dengan harga tomat kini menyentuh Rp25.000 per kilogram, naik dari sebelumnya hanya sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

Pedagang sayur, Yuliana Tumanduk, menyebutkan bahwa lonjakan ini terjadi akibat pasokan tomat dari petani yang menurun drastis.

Ia menyampaikan bahwa dalam seminggu terakhir, tomat semakin sulit didapatkan, terutama dari wilayah pemasok utama seperti Tomohon dan Minahasa.

“Kami hanya bisa mengambil sedikit karena tomat di gudang juga kurang. Kalau pun ada, harganya sudah tinggi dari distributor,” jelas Yuliana saat ditemui di lapak sayurnya, Senin (7/7/2025).

 

Cabai Rawit atau Rica Masih Bertahan di Harga Tinggi

 

Selain tomat, harga cabai rawit atau rica juga masih berada di level tinggi.

Di Pasar Girian, harga rica kini berkisar antara Rp55.000 hingga Rp65.000 per kilogram, tergantung kualitas dan ukuran buah.

Baca Juga:  VIRAL! Terdakwa Penipuan Arisan di Manado Divonis 2 Tahun, Pengacara Ajukan Banding

Pedagang lain, Rudi, mengungkapkan bahwa harga rica tidak kunjung turun karena faktor cuaca yang memengaruhi produksi petani.

Hujan deras dan suhu lembap menyebabkan banyak tanaman cabai gagal panen atau membusuk lebih cepat.

“Kami juga heran, padahal sekarang ini bukan musim paceklik. Tapi mungkin karena cuaca tidak menentu, hasil panen tidak maksimal,”

ujarnya.

Kenaikan Harga Berdampak pada Daya Beli

 

Lonjakan harga ini tentu memengaruhi daya beli masyarakat. Banyak ibu rumah tangga memilih membeli dalam jumlah lebih sedikit atau bahkan mengganti tomat dengan bahan alternatif seperti asam jawa atau perasan jeruk nipis untuk memasak.

Warga Bitung, Ibu Lenny, mengatakan bahwa biasanya ia membeli satu kilogram tomat untuk memasak seminggu. Namun dengan harga saat ini, ia hanya bisa membeli setengah kilogram.

“Kalau semua naik, kami yang susah. Kadang terpaksa kurangi bumbu di masakan,” ujarnya dengan nada prihatin.

 

Pemerintah Diminta Bertindak

 

Baca Juga:  VIRAL! Aksi Demonstrasi Aliansi Masyarakat Nusa Utara di Pangkalan TNI AL Manado

Sejumlah pedagang dan warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah, misalnya dengan menstabilkan harga lewat operasi pasar atau menjalin koordinasi dengan petani agar pasokan tetap lancar.

Pemerintah Kota Bitung hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait lonjakan harga tomat dan cabai tersebut.