Duduk Lama dan Risiko Gangguan Ginjal, Penjelasan Dokter

Berita2070 Views

Duduk Lama dan Risiko Gangguan Ginjal: Penjelasan Dokter

 

Dokter spesialis penyakit dalam menyatakan bahwa duduk lama dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal, termasuk pembentukan batu ginjal dan infeksi saluran kemih.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa pola duduk berkepanjangan sering disertai kebiasaan menahan buang air kecil serta kurang minum.

 

Faktor Penyebab Gangguan Ginjal

 

Pertama, dokter menegaskan bahwa orang yang banyak duduk cenderung menahan keinginan buang air kecil dan mengurangi asupan cairan.

Dengan demikian, urin tidak lancar dan pekat, sehingga zat terlarut dapat mengendap dan membentuk batu ginjal.

Kedua, keterbatasan pergerakan tubuh akibat terlalu lama duduk menyebabkan penurunan aktivitas ginjal dalam membuang limbah cair.

Karena itu, kombinasi faktor tersebut memperbesar peluang terbentuknya batu, terutama pada pria karena kondisi ginjal pria lebih rentan dibanding perempuan.

 

Gejala dan Tipe Batu Ginjal

 

Dokter menyampaikan bahwa batu ginjal memiliki berbagai jenis, seperti batu kalsium oksalat dan batu asam urat.

Baca Juga:  VIRAL! 11 Motor Curian Akan Dipindahkan dari Kontrakan Bogor ke Lampung

Selain itu, gejala yang umum muncul meliputi urin berdarah, nyeri pinggang, serta dorongan mendadak untuk buang air kecil. Bahkan, kondisi ini terkadang disertai mual atau muntah.

 

Strategi Pencegahan Efektif

 

Untuk mencegah gangguan ginjal, dokter menganggap asupan air putih secara rutin sebagai langkah utama.

Selain itu, ia menganjurkan kegiatan fisik ringan, seperti berdiri sejenak atau berjalan 30 menit setiap hari. Lebih lanjut, ia menyarankan agar penderita batu ginjal menghindari jenis makanan tertentu sesuai jenis batu—seperti mengurangi protein hewani jika terkait batu oksalat.

 

Penanganan Medis Spesifik

 

Bila masalah ginjal muncul karena infeksi saluran kemih, dokter segera meresepkan antibiotik. Sedangkan untuk batu ginjal yang sudah terbentuk, penanganan dapat disesuaikan dengan jenis dan ukuran batu, mulai dari terapi konservatif hingga prosedur medis.

Dengan demikian, artikel ini menegaskan bahwa duduk lama tidak hanya memengaruhi kondisi umum, tetapi juga membawa dampak nyata bagi kesehatan ginjal.

Baca Juga:  VIRAL! Unsrat Manado Juara III Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia 2023

Oleh karena itu, menjaga gaya hidup aktif, hidrasi cukup, dan kesadaran terhadap gejala merupakan upaya nyata untuk menghindari komplikasi serius.