Ganjar Pranowo juga menyoroti pengembangan industri alat-alat kesehatan di Indonesia. Dia mencatat bahwa banyak peralatan medis masih harus diimpor dari luar negeri karena Indonesia belum memiliki kemampuan untuk memproduksinya sendiri.
Dia menekankan perlunya mempercepat pengembangan kawasan industri kesehatan di Indonesia agar negara ini dapat mandiri dalam memproduksi peralatan kesehatan yang diperlukan. Ganjar berpendapat bahwa Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan produk-produk tersebut secara lokal, daripada selalu mengandalkan impor.
Pengalaman selama pandemi COVID-19 juga menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia. Selama masa tersebut, Indonesia menghadapi kesulitan dalam memproduksi bahkan masker medis. Oleh karena itu, Ganjar menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan pelaku industri dalam mendorong penelitian dan inovasi di bidang alat-alat kesehatan untuk mengatasi ketergantungan pada impor dan memastikan kemandirian Indonesia dalam industri ini.






