Manado,SULUTVIRAL.COM
Dalam upaya untuk mengatasi kerinduan pasangan yang telah lama menjalin cinta namun terkendala oleh masalah ekonomi dan rintangan lainnya, Anggota Komisi I DPR RI, Dr. Hillary Brigitta Lasut (HBL), SH, LLM, meluncurkan program kawin massal yang bermakna melalui HBL Foundation.
Dalam suatu acara yang mengesankan di T2 Garden, Desa Koha, Dr. Hillary Brigitta Lasut (HBL) memimpin pertemuan untuk merancang langkah-langkah menuju masa depan cinta yang penuh makna.
Moment bersejarah ini dikuatkan oleh dukungan penuh dari Bupati Kepulauan Talaud, Dr. Elly Engelbert Lasut ME, yang juga seorang Calon Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Partai Demokrat.
Suasana semangat dan kesiapan tampak jelas dari Jelly Walansendow, seorang anggota panitia yang diwawancarai. Dengan gembira, ia menjelaskan bagaimana program kawin massal ini telah menarik partisipasi dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara, termasuk Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Sitaro, dan Kota Manado.
“Dari 200 pasangan yang berani mendaftar, lebih dari 100 pasangan telah berhasil melewati seleksi awal, sesuai dengan persyaratan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di masing-masing daerah,” kata Jelly.
Keberagaman agama menjadi titik harmoni dalam program bersejarah ini.
“Program ini tidak hanya mengumpulkan pasangan dengan keyakinan serupa, tetapi juga merangkul pasangan dengan latar belakang agama yang berbeda, termasuk Katolik, GMIM, Pentakosta, dan Islam,” tambahnya.
Jelly berharap bahwa dokumen-dokumen penting yang telah diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan segera diverifikasi agar proses ini dapat berjalan lancar.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi besar dalam kegiatan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Andrian Mundung, menjelaskan bahwa sasaran utama dari program kawin massal ini adalah pasangan yang mungkin terjebak dalam kesulitan finansial.
“Di sini, dalam semangat cinta dan kerjasama, berbagai pihak seperti perancang busana pengantin dan sejenisnya memberikan bantuannya. Dalam semangat kebersamaan, biaya yang awalnya mencapai 25 juta rupiah dapat ditekan menjadi hanya 5 juta rupiah, sehingga mewujudkan impian itu menjadi lebih mungkin,” jelasnya.
Ketika hari yang ditunggu-tunggu tiba, upacara pernikahan akan dilaksanakan di tempat-tempat ibadah terdekat, tidak jauh dari pusat kehangatan di Desa Koha itu sendiri.
Melalui langkah berani ini, Dr. Hillary Brigitta Lasut (HBL) dan timnya telah membuka jalan bagi cinta-cinta yang siap mekar tanpa terhalang oleh kendala finansial.
Dalam konteks terpisah, Amanda Alir, salah satu pasangan yang akan berpartisipasi dalam program Kawin Massal, merasa bersyukur dan berterima kasih atas program yang dicanangkan oleh Hillary Brigitta Lasut.
“Tidak ada kata-kata yang bisa mengungkapkan rasa terima kasih kami pada Ibu Hillary. Semoga Tuhan terus memberkati dan memberikan kesuksesan dalam tugasnya sebagai anggota DPR RI Dapil Sulut,” ujar Amanda dengan tulus.






